KAJIAN NOVEL ARUNIKA TERAKHIR KARYA IPUL SAE MENGGUNAKAN PENDEKATAN ENKLITIK

Authors

  • Nurunnisa Syifaul Fadhilah FKIP Universitas Sebelas April
  • Kuswara
  • Dedi Irawan Universitas Sebelas April

Keywords:

Sosiologi sastra, Unsur intrinsik, Pendekatan enklitik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakseimbangan apresiasi sastra, apresiasi sastra hanya difokuskan pada kajian sastra menggunakan pendekatan objektif yang menganggap karya sastra sebagai sesuatu yang berdiri sendiri sehingga terkesan tidak lengkap. Melalui pendekatan enklitik, apresiasi sastra dalam penelitian ini menggunakan dua buah pendekatan yang digunakan secara bersamaan, menggabungkan pendekatan objektif dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan novel Arunika Terakhir karya Ipul Sae, gambaran sosiologi pengarang, pengaruh aspek sosiologi pengarang terhadap unsur intrinsik, dan prosedur penerapan pendekatan enklitik dalam kajian sastra. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penelitian menggunakan teknik analisis teks dan wawancara. Berdasarkan hasil wawancara dapat diketahui bahwa Ipul Sae merupakan seseorang yang aktif di bidang lingkungan, pendidikan, literasi, sosial, dan seni. Pengarang berasal dari Kabupaten Sumeadang, pada 2016 pengarang mendirikan sebuah taman bacaan yang diberi nama Panti Baca Ceria. Buku pertamanya berjudul Kata Benda dan buku kedua berjudul Arunika Terakhir. Novel ini menarik untuk diteliti karena bergenre fiksi dan di dalamnya tercermin imajinasi, kreativitas, dan realitas yang dialami pengarang. Dalam novel Arunika Terakhir karya Ipul Sae masalah yang diangkat dalam cerita adalah perjuangan menyelamatkan lingkungan dari keserakahan manusia, kehidupan manusia dan makhluk lain di dunia yang saling berdampingan, kesadaran manusia akan lingkungan tempat tinggalnya. Tokoh utama bernama Varsha Eka Saptarangi, berlatar tahun 2080 di sebuah kota bernama Medalion. Penerapkan pendekatan enklitik dengan mengaitkan data pertama berupa sosiologi pengarang dan data kedua berupa unsur intrinsuk novel Arunika Terakhir karya Ipul Sae sehingga diperoleh keterkaitan antara latar belakang pengarang yang merupakan seorang laki-laki berasal dari Kabupaten Sumedang dengan pemilihan nama tokoh, karakter tokoh, latar tempat, tema cerita yang diangkat, dan cara penyelesaian konflik dalam novel. Pengarang bergerak di bidang lingkungan sehingga berpengaruh terhadap tema cerita yang diangkat, dan amanat yang disampaikan. Pengarang memunculkan nilai-nilai tradisional yang masih dianut oleh masyarakat sunda berkaitan dengan kegemaran pengarang yang sangat menyukai kesenian tradisional.

 

Downloads

Published

2023-06-07