NILAI KEARIFAN LOKAL SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR
Keywords:
Kerifan lokal, nilai, budaya, bahan ajar, pembelajaran sastraAbstract
Kearifan lokal merupakan suatu gagasan konsepstual yang hidup dalam masyarakat, tumbuh dan berkembang secara terus menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang biasa-biasa saja. Kearifan lokal dapat diartikan nilai-nilai budaya yang baik yang ada di dalam suatu masyarakat. Untuk mengetahui kearifan lokal di suatu wilayah maka kita harus bisa memahami nilai-nilai budaya yang baik yang ada di dalam wilayah tersebut. Keberagaman budaya Indonesia merupakan modal besar membangun bangsa. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri dan mengandung kearifan lokal. Kearifan lokal tersebut perlu dijaga dan dilestarikan sebagai manifestasi yang sangat berharga. Nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal tentu saja akan berdampak baik bagi generasi penerusnya. Nilai-nili tersebut dapat dipelajari atau diinformasikan melalui lembaga pendidikan. Di sekolah dasar (SD), nilai-nilai kearifan dapat diinformasikan melalui pembelajaran sastra. Materi pembelajaran sastra di SD sebaiknya berbasis kearifan lokal seperti cerita-cerita rakyat. Cerita-cerita tersebut tentu saja memiliki nilai-nilai positif bagi anak SD sebagai bahan bagi pengembangan maupun pedoman dalam hidupnya. Nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan leluhur kita seperti budaya gotong royong, saling menghormati dan sopan santun merupakan contoh kecil dari kearifan lokal. Oleh karena itu, kita wajib menggali nilai-nilai kearifan lokal yang ada agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman sebagai ciri khas bangsa Indonesia.





