STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Keywords:
Metakognisi, keterampilan metakognitif, strategi metakognitif, pembelajaran matematikaAbstract
Berbagai penelitian dalam pendidikan matematika belakangan ini menunjukkan makin besarnya perhatian terhadap metakognisi. Metakognisi mengacu pada gagasan menguji pengetahuan dan pikiran seseorang, juga berkaitan dengan aktivitas memonitor dan mengatur proses berpikir. Pengetahuan dan keterampilan metakognitif memiliki peran penting dalam menentukan seberapa baik dan seberapa cepat siswa akan belajar. Ketika matematika diajarkan sebagai sekumpulan prosedur yang harus dihafalkan, kemungkinan siswa tidak berhasil memahami bagaimana prosedur itu dapat diubah atau diganti, mengapa prosedur-prosedur itu yang dipilih untuk digunakan, dan apakah hasil yang diperoleh bermakna. Siswa perlu memahami matematika tidak sekedar menghapal penerapan prosedur dan mengingat fakta. Kemampuan individu menilai pernyataan pengetahuan mereka diketahui mendukung peningkatan pengetahuan konseptual, selain itu penyelesaian masalah yang baik dalam matematika memerlukan pengetahuan dan keterampilan metakognitif. Perilaku metakognitif menggambarkan pernyatan-pernyataan yang diugkapkan siswa tentang masalah dan proses penyelesaiannya, seperti mengajukan rencana, memperkirakan kesulitan, meninjau kemajuan, mengenali kesalahan, dan bertanya pada diri sendiri. Pembelajaran matematika dengan teknik metakognitif diantaranya dilakukan dengan memberikan petunjuk secara eksplisit tentang strategi yang digunakan dan bagaimana memonitor selama penyelesaian masalah, mendorong siswa memberikan penjelasan-sendiri, dan interaksi sosial. Selama proses pembelajaran guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan metakognitif, meliputi pertanyaan pemahaman, koneksi, strategi, serta refleksi.





