FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFESIENSI KERJA PEGAWAI DI KECAMATAN BUAHDUA KABUPATEN SUMEDANG
Keywords:
Efisiensi PegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja pegawai di kantor Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif (naturalistik setting) dengan jenis deskriptif titik penentuan sasaran diambil dengan menggunakan teknik sampling (purposive sampling di mana yang menjadi informan Penelitian adalah seluruh pegawai SKPD (satuan kerja Perangkat daerah) Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang, dan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 5 (Lima) orang yaitu Sekertaris Camat, Kepala Sub Umum dan Kepegawaian, Staf Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Staf Sub Bagian Keuangan dan Program, Staf Sub Bagian Keuangan dan Program. Berdasarkan Hasil Penelitian dan Pembahasan maka faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja pegawai di Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang yaitu Product design (hasil produksi) yang terdiri dari indikator kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu dan produktivitas kerja. Process or procedure (proses atau prosedur) terdiri dari indiktor merumuskan atau mempertegas tujuan, mengkaji kembali dan menyusun alat-alat. Equipment and Facilities (fasilitas) terdiri dari indikator pertimbangan atau perencanaan spacial, perencaan ruang, perlengkapan, tata cahaya dan warna. Tools (alat-alat perkakas) terdiri dari indikator komputer dan alat kamtor. Adapun saran yang peneliti ajukan diantaranya agar pegawai diberikan pendidikan latihan (diklat) agar dapat melakukan penyelesaian yang efektif dan efisien untuk mempermudah pekerjaan mereka dan tidak menghambat kepada tujuan dari Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang. Memberikan pekerjaan kepada pegawai harus proprosional sesuai dengan keahlian pegawainya agar pekerjaan tidak menumpuk yang membuat pengerjaan pekerjaan terhambat. Menjalin komunikasi dengan bawahan atau atasan maupun sesama rekan kerja, baik itu komunikasi formal ataupun informal yang dapat menjalin rasa kerjasama dan keharmonisan di tempat kerja. Melakukan perbaikan dalam penggunaan ruang dengan menata rapih ruangan dan membuang barang-barang yang tidak diperlukan karena membuat penataan alat menjadi kurang baik dan menumpuk sehingga membuat tidak nyaman para pegawai. Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya untuk memperluas penelitian sehingga diperoleh informasi yang lebih lengkap tentang faktot-faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja.
References
Anggara. 2006. Ilmu Administrasi Negara. Bandung: CV Pustaka.
Fathoni. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia, Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai dan Pengawasan. Sumedang: Alqaprint.
Gie.1981. Administrasi Perkantoran Modern. Liberty.
Gie. 2010. Pengantar Filsafat Ilmu. Yogyakarta: Liberti.
Hasibuan. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
___________.2006. Manajemen; Dasar, Pengertian, dan Masalah, Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
___________. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
___________.2016. Manajemen; Dasar, Pengertian, dan Masalah, Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Iskandar, Jusman 2002. Kapita selekta administrasi Negara dan Kebijakan Publik. Bandung: Puspaga.
___________.2005. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitaif dan Kualitatif. Jakarta: GP Press.
Jajang Nurul Hidayat. 2010. Analisis Efisiensi Kerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Wado. STIA Sebelas April Sumedang.
LAN RI. 2003. Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia. Jakarta: Perum Percetakan Negara RI.
Mangkunegara. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan Cetakan Kedua. Bandung: PT Remaja Rosadakarya.
___________.2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosadakarya.
Moeloeng. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosadakarya.
___________.2014 Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosadakarya.
Priansa, Juni. 2017. Perencanaan dan Pengembangan SDM. Bandung: Afabeta.
Ranjabar, Jacobus. 2014. Sistem Sosial Budaya Indonsesia Suatu Pengantar. Bandung: Alfabeta.
Rendi Prasetyo. 2015. Peningkatan Efisiensi Kerja Pegawai melalui Kerjasama Tim pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.
Rizki Shobari. 2010. Pengaruh Komunikasi Administrasi Terhadap Efisiensi Kerja Pegawai pada Kantor BAPPPEDA Kabupaten Sumedang. STIA Sebelas April Sumedang.
Sedarmayanti. 2007. Sumber Daya Manusia Dan Produktifitas Kerja. Bandung: CV.Mandar Maju.
Siagian. 2003.Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumiaksara.
___________.2006. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Sinar Baru Aglesindo.
___________.2003. Studi Tentang Ilmu Administrasi, Cetakan kelima. Bandung: Sinar baru Aglesindo.
___________.2011. Asas-asas Manajemen. Bandung: PT Refika Aditama.
___________. 2016. Studi Tentang Ilmu Administrasi (Konsep, Teori dan Dimensi). Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Siswanto. 2004. Pengantar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian, Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
___________.2014. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suharto, Edi. 2009. Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosadakarya.
Sumantri. 2014. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kencana Prenada.
Suwarno, Handayaningrat. 2001. Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Jakarta: CV Haji Masagung.
Syamsi, Ibnu. 2013. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 9 tahun 2014 Tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Sumedang.
Rencana Strategis Kecamatan Buahdua Tahun 2018-2023.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Repository FISIP UNSAP

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





