MANAJEMEN STRATEGIK DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SUMEDANG SEBAGAI KABUPATEN PARIWISATA
Keywords:
Manajemen Strategik, Pariwisata, KabupatenAbstract
Melihat perkembangan jaman sekarang ini, di mana organisasi telah melakukan ekspansi pasar guna mendapatkan keuntungan, salah satunya melalui potensi wisata daerah yang dapat menjadi sumber PAD dari sektor pariwisata dan kebudayaan. Sehingga semuanya itu perlu langkah strategis dan taktik pengelolaan (manajemen) yang tepat agar proses atau langkah yang diambil pimpinan organisai dapat berjalan secara efektif dan efisien. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus benar-benar teliti dalam proses pengelolaan pariwisata, maka dibutuhkan manajemen strategik dalam pengelolaannya. Manajemen strategik adalah serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menetukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Manajemen strategik meliputi pengamatan lingkungan, perusahaan strategik (perencanaan strategik atau perencanaan jangka panjang), implementasi strategik, dan evaluasi serta pengendalian. Oleh karena itu, maka pemerintah harus melakukan pengawasan secara berkala agar setiap unit atau bagian yang ada dalam organisasi tersebut dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Bagaimana kondisi lingkungannya baik internal maupun eksternal, apa perumusan rencana program, bagaimana implementasi programnya, dan bagaimana mengawasi juga mengevaluasi apa yang telah dijalankan. Tentunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memiliki manajemen strategi yang digunakan dalam meningkatkan potensi pariwisata di Kabupaten Sumedang. Manajemen strategi ini dimaksudkan upaya mewujudkan Kabupaten Sumedang sebagai Kabupaten Pariwisata. Ke depannya Kabupaten Sumedang dapat terus berkembang dan menyumbangkan keuntungan yang bersumber dari pemasukan atau retribusi dari pengunjung dalam kota maupun luar kota yang datang ke tempat pariwisata tersebut dengan melakukan beberapa proses manajemen strategi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sumedang.
References
Akadun, 2019. Administrasi Perusahaan Negara. Bandung: Alfabeta
David R. Fred & Forest R. David, 2017. Strategic Management A Competitive Advantage Approach, Concepts and Cases (Sixteen Edition). Inggris: Persen Education
Fathoni, A., Sulaeman, A., & Kusmayadi, D. (2020). PENGARUH PERENCANAAN OPERASI PENANGGANAN DARURAT BENCANA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KASI KEDARURATAN DAN LOGISTIK BPBD SUMEDANG. Journal Of Regional Public Administration (JRPA), 5(1), 79-91. Retrieved from https://jurnal.ilmuadministrasisebelasapril.ac.id/index.php/jrpa/article/view/71
J. David Hunger & Thomas L. Wheelen, 2003. Manajemen Strategis. Yogyakarta:ANDI
Sedarmaynti, 2018. Manajemen strategi. Bandung: Refika Aditama. Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama
Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Taufiqurahman, 2016. Manajemen Strategik. Jakarta, Fkultas Ilmu Sosial dan
Lembaga Administrasi Negara RI. 2012. “Kajian Manajemen Stratejik”, Modul
Diklat Kepemimpinan Tingkat II, Pusat Diklat SPIMNAS Bidang Kepemimpinan, Jakarta.
Yoeti, Oka A. 1991. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: ANGKASA.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan
Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 8 Tahun 2014 Tetang Rencana
Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Sumedang Tahun 2014-2025
Peraturan Bupati Sumedang Nomor 20 Tahun 2017 Tentang Uraian Tugas Jabatan
Struktural Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumedang Tahun 2018-2023
https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01320529/sumedang-deklarasikan-sebagai-kabupaten-wisata
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Repository FISIP UNSAP

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





